Cara bermain egrang sendiri cukup sederhana meski eksekusinya cenderung lebih susah. Egrang bambu membutuhkan dua pasang tongkat bambu dengan panjang disesuaikan dan diberi tempat pijakan kaki. Sementara egrang batok membutuhkan dua batok kelapa yang diberi lubang dan dihubungkan dengan tali.
Manfaat bermain egrang lainnya adalah unutk mengasah keterampilan motorik halus, utamanya bagian kaki beserta jari-jarinya. Permainan tradisional tenggedi (egrang) dengan nama dan aturan berbeda tersebar merata di Indonesia. Kata "egrang" sendiri berasal dari bahasa Lampung yang artinya terompah pancung yang terbuat dari bambu panjang. Data egrang yang dibutuhkan dalam penelitian ini yaitu data yang didapat melalui tes keterampilan bermain egrang sejauh 50 Meter. Perlengkapan yang digunakan yaitu: (1) Egrang bambu dengan ukuran standar anak-anak, (2) Lapangan datar sesuai ukuran standar yaitu panjang 50 Meter dan lebar 7.5 Meter yang dibagi kedalam 5 lintasan.Berikut ini 11 macam permainan tradisional lengkap dengan penjelasan dan cara bermainnya. 11 Macam Permainan Tradisional, Ada Egrang-Bakiak. Terdapat pula egrang tali yang berbahan dasar bambu. Pemain menginjak bambu dan menarik tali sembari berjalan dari garis awal hingga garis akhir. Arena bermain bisa di atas tanah maupun lantai
Temukan penjelasan cara bermain permainan layang-layang ini beserta permainan tradisional lainnya seperti kelereng, petak umpet, lompat tali, egrang, dan masih banyak lagi pada buku Super Asyik Permainan Tradisional Anak Indonesia. 9. Senapan Bambu. Permainan ini biasanya dimainkan anak laki-laki. main yang dilakukan oleh pemain yang di dalamnya terdapat alur, cara dan aturan tertentu sesuai dengan yang disepakati oleh sesama pemain. Menurut para ahli, bermain memiliki manfaat yang sangat digunakan untuk bermain egrang-egrangan. Sesuai namanya, permainan ini berasal dari bahan dasar batok kelapa yang dipadukan dengan tali tambangJalannya Permainan Egrang. Jika permainan egrang hanya berupa untuk adu kecepatan (lomba lari). Maka diawali dengan berdirinya pemain sebanyak 3-4 di garis start sembari menaiki bambu nya masing-masing. Ketika sudah siap, orang yang tidak ikut bermain egrang akan memberikan aba-aba untuk memulai permainan.